
berantasonline.com (Sukabumi)
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, mendampingi Asep Japar dalam kunjungan kerja ke wilayah Jampangtengah dan Sagaranten. Kunjungan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga dimanfaatkan untuk melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi infrastruktur jalan kabupaten di sepanjang jalur yang dilalui, Kamis (05/02/2026).
Uus menjelaskan, dalam perjalanan dari Sukabumi menuju Jampangtengah hingga Sagaranten, pihaknya mendapat instruksi langsung dari Bupati untuk melakukan pengecekan sekaligus pendataan kondisi ruas jalan kabupaten. Pendataan itu mencakup tingkat kerusakan, titik-titik rawan, hingga kebutuhan penanganan teknis di lapangan.
“Kami mendampingi Bupati Sukabumi sekaligus diinstruksikan untuk memantau dan mendata kondisi jalan kabupaten yang dilintasi sepanjang perjalanan. Data ini penting sebagai dasar perencanaan perbaikan ke depan,” ujarnya.
Menurut Uus, hasil inventarisasi tersebut akan menjadi bahan penyusunan skala prioritas pada anggaran tahun 2026. Mengingat keterbatasan kemampuan fiskal daerah, perbaikan tidak bisa dilakukan secara menyeluruh dalam satu waktu, sehingga diperlukan pemetaan yang cermat dan berbasis urgensi.
“Kami akan memprioritaskan ruas jalan dengan tingkat kerusakan paling berat dan berdampak langsung pada mobilitas masyarakat. Penanganan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia,” jelasnya.
Selain memantau kondisi jalan, pihaknya juga menanggapi informasi mengenai adanya warga yang menandu pasien di Desa Tanjungsari akibat akses jalan yang disebut mengalami kerusakan. Uus menegaskan, pihaknya akan melakukan verifikasi terlebih dahulu untuk memastikan status kewenangan jalan tersebut.
“Kami perlu memastikan apakah itu jalan kabupaten atau jalan desa. Jika jalan kabupaten, tentu menjadi tanggung jawab kami untuk menindaklanjutinya sesuai mekanisme yang ada,” tambahnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur, khususnya di wilayah selatan yang memiliki tantangan geografis cukup berat. Perbaikan jalan dinilai sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi, akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga distribusi logistik masyarakat.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam hal konektivitas dan pelayanan publik.
(Alex)