Majelis Ukhuwah Bogor Raya Sampaikan 7 Tuntutan Bela Palestina

0
2

Bogor, BERANTAS –

Umat Islam dari berbagai elemen yang tergabung dalam Majelis Ukhuwah Bogor Raya (MUBR) menggelar Aksi Bela Palestina dan Selamatkan Masjidl Aqsha di Bogor pada Jumat (10/4/2026).

Aksi dimulai dengan berkumpul di Masjid Raya Bogor kemudian longmarch menuju lokasi acara di halaman Tugu Kujang, Kota Bogor. Para peserta menggunakan berbagai atribut Palestina dan membawa poster dan spanduk yang berisikan pesan-pesan dukungan untuk Palestina.

Ketua MUBR Ustaz Abdul Qodir Nurhasan mengatakan, saat ini saudara-saudara di Palestina masih terus dibunuhi oleh penjajah zionis lsrael. Data terbaru Kementerian Kesehatan di Gaza, jumlah korban akibat genosida sejak 7 Oktober 2023 bertambah menjadi 72.312 orang gugur syahid, dengan 172.134 orang terluka. Dan mayoritas korban adalah wanita dan anak-anak.

“Sementara itu, Masjidil Aqsha sudah bertahun-tahun dibatasi dan terakhir ditutup selama 40 hari. Dan orang-orang Yahudi sering melakukan penyerbuan hingga menodai Al-Aqsha dengan ritual-ritual agama mereka,” ujarnya membacarakan pernyataan sikap.

Selain itu, kata Ustaz Abdul Qodir, baru-baru ini juga disetujui undang-undang hukuman mati bagi warga Palestina yang selama ini sering menjadi korban penangkapan tanpa kesalahan.

Oleh karena itu, MUBR menyampaikan 7 tuntutan sebagai suara pembelaan terhadap bangsa Palestina.

“Pertama, kami menuntut agar genosida di Gaza segera dihentikan. Negeri-negeri Muslim harus bersatu melakukan intervensi militer demi menyelamatkan warga Gaza,” tegas Ustaz Abdul Qodir.

Kedua, pihaknya menuntut agar Masjid Al-Aqsha dibuka secara permanen dan dihentikannya pembatasan agar umat Islam dari segala kalangan bisa bebas masuk ke rumah ibadahnya sendiri.

Ketiga, MUBR menyerukan kepada semua pihak untuk menyuarakan pembelaan dan meminta pemimpin negeri-negeri Muslim untuk berupaya membatalkan hukuman mati Israel bagi warga Palestina.

“Keempat, kami menyerukan kepada umat Islam untuk terus mendoakan dan memberikan bantuan untuk Palestina serta tidak berhenti memboikot segala macam produk-produk yang mendukung Israel,” jelas Ustaz Abdul Qodir.

Kelima, MUBR mengingatkan kepada umat Islam untuk mewaspadai segala macam bentuk pecah belah dan menghentikan segala pertikaian, khususnya dalam hal perbedaan mazhab, dan saling mendukung siapapun pihak yang melawan hegemoni Amerika dan Israel.

Keenam, pihaknya menyerukan kepada Pemerintah Indonesia khususnya kepada Yang Terhormat Bapak Presiden Haji Prabowo Subianto agar segera keluar dari Board of Peace (BoP) buatan Donald Trump, yang telah secara nyata merugikan perjuangan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

“Dan yang ketujuh, hami menyerukan umat Islam untuk terus merapatkan barisan, menguatkan ukhuwah Islamiyah dan terus membela kaum Muslimin yang tertindas dimanapun berada, khususnya di Palestina,” tandas Ustadz Abdul Qodir.

Aksi tersebut dihadiri sejumlah ulama dan habaib serta pimpinan Ormas Islam di Bogor, mereka antara lain; KH Shabri Lubis (Ketua Pecinta Al-Aqsha), Habib Muhammad Alatas (Ketua Umum FPI), KH Badruddin Subhki (Pimpinan Ponpes Al Badar), Ustaz Abdul Halim (Ketua Dewan Dakwah Kota Bogor), Habib Ahmad al Munawar (Pimpinan Majelis Syifa lil Mukminin), Ustaz Slamet Prihatin (Ketua Persis Bogor), Ustaz Gugun (Pimpinan HASMI Bogor) dan lainnya.

(red.2)