
berantasonline.com (Sukabumi)
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan pelayanan usaha yang optimal di Kabupaten Sukabumi.
Hal tersebut disampaikan saat pembahasan Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) yang digelar di Pendopo Sukabumi, Rabu (06/05/2026).
Menurut Ade Suryaman, peningkatan kualitas pelayanan perizinan tidak dapat dibebankan hanya kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Dibutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai perangkat daerah agar pelayanan investasi dan perizinan semakin cepat, efektif, dan kompetitif.
“Untuk mewujudkan iklim investasi yang sehat dan pelayanan prima, tentu tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sekda mengungkapkan bahwa capaian kinerja pelayanan perizinan Kabupaten Sukabumi saat ini sudah berada pada kategori baik secara nasional. Pada penilaian tahun 2024, Kabupaten Sukabumi menempati peringkat ke-58 dari 514 kabupaten/kota di Indonesia.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan peningkatan capaian yang lebih tinggi pada tahun ini dengan harapan mampu menembus 20 besar nasional.
“Tahun lalu kinerja kita sudah masuk kategori baik. Sekarang targetnya harus meningkat, kalau bisa masuk 20 besar nasional. Ini tentu harus didorong dengan kerja sama seluruh perangkat daerah,” kata Ade.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, menyebut evaluasi kinerja PTSP dan PPB menjadi momentum penting untuk menyempurnakan sistem pelayanan perizinan di daerah.
Menurutnya, seluruh perangkat daerah saat ini terus didorong untuk mempercepat penyelarasan kebijakan dan penguatan koordinasi agar manfaat peningkatan layanan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat maupun pelaku usaha.
“Melalui evaluasi ini, kami ingin memperkuat ekosistem perizinan agar pelayanan semakin efektif dan memberikan dampak nyata terhadap kemudahan berusaha di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis sinergi antarperangkat daerah mampu menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif sekaligus meningkatkan daya saing daerah dalam sektor pelayanan publik dan investasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Bagian Hukum Setda Kabupaten Sukabumi, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
(Ris)