
berantasonline.com (Sukabumi)
Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus menggencarkan program peningkatan infrastruktur jalan di berbagai wilayah, termasuk di Kecamatan Cikembar. Melalui UPTD PU Wilayah II Cibadak, kini tengah dilakukan peningkatan kualitas ruas jalan Cimahi–Bojong Panjang, yang menjadi salah satu jalur penting penghubung antar pemukiman warga dan aktivitas ekonomi lokal.
Kepala UPTD PU Wilayah II Cibadak, Heri Hermawan, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari sub kegiatan rekonstruksi jalan tahun anggaran 2025, dengan panjang total penanganan 320 meter. Jenis perkerasan yang digunakan adalah Lataston Lapis Aus (HRS-WC) atau hotmix, yang dikenal memiliki ketahanan tinggi terhadap beban lalu lintas dan cuaca tropis.
“Pelaksanaan pekerjaan kami bagi menjadi dua segmen. Segmen pertama sepanjang 120 meter dan segmen kedua sepanjang 200 meter. Dengan cara ini pengerjaan bisa lebih efisien dan terkontrol,” ujar Heri saat ditemui, Selasa (08/07/2025).
Ia menambahkan bahwa peningkatan jalan ini tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik jalan, tetapi juga meningkatkan kualitas infrastruktur sesuai standar teknis yang lebih baik, sehingga memiliki masa pakai yang lebih lama dan minim perawatan ke depan.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang kami dalam menyediakan akses jalan yang aman, nyaman, dan mendukung aktivitas sosial ekonomi masyarakat,” kata Heri.
Ruas jalan Cimahi–Bojong Panjang selama ini menjadi jalur vital bagi masyarakat di dua desa, khususnya dalam aktivitas harian seperti pendidikan, distribusi barang, hingga akses ke fasilitas kesehatan dan pasar.
Dengan dibangunnya kembali jalan ini menggunakan lapisan hotmix berkualitas, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Cikembar semakin lancar, serta berdampak langsung terhadap peningkatan mobilitas dan produktivitas warga.
Dinas PU Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan infrastruktur yang berkelanjutan, merata, dan mendukung pembangunan daerah. Sejumlah program serupa juga telah direncanakan di wilayah lain yang memiliki kondisi jalan kritis maupun lalu lintas padat.
(Alex)
