
berantasonline.com (Sukabumi)
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik melalui berbagai program pengembangan kapasitas dan kompetensi guru.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyampaikan bahwa upaya peningkatan kualitas guru tidak hanya bergantung pada satu sumber pembiayaan. Pemerintah daerah, kata dia, membuka berbagai jalur pendanaan guna mendukung program pengembangan profesional tenaga pendidik.
“Peningkatan kompetensi guru didukung oleh beberapa sumber anggaran, baik melalui program yang dibiayai pemerintah daerah maupun pelatihan yang difasilitasi oleh pemerintah pusat,” ujar Deden, Rabu (04/02/2026).
Ia menjelaskan bahwa selain melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), para guru juga dapat mengikuti berbagai program peningkatan kapasitas yang diselenggarakan oleh kementerian terkait di tingkat pusat.
Tidak hanya itu, Disdik Kabupaten Sukabumi juga mendorong setiap sekolah untuk memanfaatkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara optimal dalam mendukung pengembangan profesional tenaga pendidik.
Menurut Deden, dana BOS dapat dialokasikan untuk berbagai kegiatan peningkatan kapasitas, seperti pelatihan, lokakarya, hingga kegiatan pengembangan kompetensi yang diselenggarakan di tingkat satuan pendidikan.
“Dana BOS dapat digunakan untuk menunjang kegiatan pengembangan profesional guru, baik melalui pelatihan, workshop, maupun kegiatan peningkatan kapasitas lainnya di sekolah,” jelasnya.
Selain dukungan anggaran tersebut, Deden juga menekankan bahwa guru yang telah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri.
Ia menegaskan bahwa tunjangan profesi tidak semata-mata bertujuan meningkatkan kesejahteraan guru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong profesionalisme tenaga pendidik.
“TPG bukan hanya untuk kesejahteraan, tetapi juga sebagai dorongan agar guru terus mengembangkan kompetensinya sehingga kualitas pendidikan dapat terus meningkat,” pungkasnya.
(Alex)