Jalan Rusak Viral di Medsos, Kadis PU Sukabumi Bongkar Strategi: Prioritas Ketat & Kualitas Jadi Harga Mati

0
6

berantasonline.com (Sukabumi)

Ramainya keluhan masyarakat Kabupaten Sukabumi terkait jalan rusak yang viral di media sosial akhirnya mendapat respons dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menegaskan bahwa pihaknya memahami keresahan warga dan tengah menyiapkan langkah penanganan yang lebih terarah.

Menurutnya, kondisi fiskal daerah saat ini memang tengah mengalami tekanan akibat kebijakan efisiensi anggaran. Namun demikian, perbaikan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas utama sesuai arahan Bupati Sukabumi.

“Walaupun anggaran terbatas, pembangunan dan perbaikan jalan tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah,” tegasnya, Minggu (08/03/2026).

Uus menjelaskan, Dinas PU kini menerapkan dua strategi utama dalam menangani persoalan jalan rusak. Pertama, penanganan dilakukan secara bertahap dengan sistem skala prioritas, di mana ruas jalan dengan kerusakan paling parah dan berdampak besar terhadap mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat akan didahulukan.

Kedua, peningkatan kualitas pekerjaan menjadi perhatian serius. Mulai dari penggunaan material hingga teknis pengerjaan diperketat agar hasil perbaikan tidak cepat rusak.

“Kami ingin memastikan setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat maksimal. Karena itu, kualitas pekerjaan menjadi hal yang tidak bisa ditawar,” ujarnya.

Selain itu, Uus juga mengingatkan masyarakat agar memahami pembagian kewenangan pengelolaan jalan. Ia menjelaskan bahwa jalan kabupaten menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Sukabumi, sementara jalan provinsi berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Untuk itu, pihaknya terus menjalin koordinasi dengan pemerintah provinsi agar penanganan jalan provinsi di wilayah Sukabumi dapat dilakukan secara bertahap hingga tuntas pada periode 2026–2027.

Dengan strategi tersebut, pemerintah daerah berharap penanganan jalan rusak bisa lebih tepat sasaran sekaligus menjawab berbagai kritik yang berkembang di tengah masyarakat.

(Ris)