berantasonline.com (Sukabumi)
Ruas jalan alternatif Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi sorotan masyarakat dan pengguna jalan. Jalur yang berfungsi sebagai akses alternatif untuk mengurai kemacetan di kawasan Pasar Cicurug ini dinilai semakin berbahaya akibat kondisi tanjakan yang terjal dan kerusakan infrastruktur di sekitarnya.
Sejumlah kendaraan roda empat dilaporkan kerap gagal menanjak di titik tersebut. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama bagi kendaraan bermuatan berat atau kendaraan yang tidak dalam kondisi prima.
Warga setempat menduga kondisi jalan semakin memburuk pasca pekerjaan proyek pengerukan yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi pada tahun 2025. Setelah proyek tersebut, tebing penahan tanah berukuran sekitar 3 x 5 meter dilaporkan mengalami longsor, sehingga menambah tingkat kerawanan di jalur tersebut.
Dua warga setempat, Ajat dan Tarman, mengaku hampir setiap hari berjaga di lokasi untuk membantu mengamankan kendaraan yang melintas. Keduanya secara sukarela mengatur lalu lintas dan memberikan peringatan kepada pengendara demi mencegah terjadinya kecelakaan.
“Kami di sini setiap hari membantu kendaraan yang melintas agar tidak terjadi kecelakaan. Kalau mobil bermuatan berat, biasanya kami minta untuk putar balik demi keselamatan,” ujar Ajat, Jum’at (02/01/2026).
Menurut mereka, tidak jarang kendaraan kehilangan tenaga saat berada di tengah tanjakan. Dalam situasi tersebut, warga harus bergerak cepat memberikan pertolongan, bahkan membawa batu untuk mengganjal ban kendaraan agar tidak meluncur ke belakang.
Selain tanjakan curam, kondisi tanah di sekitar jalan juga dinilai labil. Terdapat penanda area rawan longsor di salah satu sisi jalan, namun warga menilai penanganan yang dilakukan sebelumnya belum memberikan hasil maksimal.
Untuk mengantisipasi risiko, warga terkadang menerapkan sistem buka-tutup jalur ketika arus kendaraan meningkat. Meski demikian, mereka berharap ada penanganan permanen dari pemerintah daerah.
Warga dan pengguna jalan berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum segera turun tangan melakukan evaluasi teknis dan perbaikan menyeluruh di jalur alternatif Tenjoayu. Penanganan yang tepat dinilai penting agar jalur tersebut kembali aman dan dapat berfungsi optimal sebagai akses alternatif utama di Kecamatan Cicurug.
(Ris)



