Ramadhan, Disdik Sukabumi Arahkan Sekolah Fokus pada Pembentukan Karakter

0
6

berantasonline.com (Sukabumi)

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk menyesuaikan pola pembelajaran selama bulan Ramadhan. Penyesuaian tersebut difokuskan pada penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial bagi peserta didik.

Menurutnya, momentum Ramadhan harus dimanfaatkan sebagai ruang pembinaan karakter, bukan sekadar pengurangan aktivitas belajar formal. Sekolah diminta mengalihkan orientasi pembelajaran menjadi lebih fleksibel, dengan tetap memperhatikan kondisi fisik siswa yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Selama Ramadhan, pembelajaran diarahkan pada pembentukan karakter spiritual dan kesalehan sosial siswa. Ini menjadi bagian penting dari pendidikan yang tidak hanya berorientasi akademik,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Ia menegaskan, sekolah tidak diperkenankan hanya meliburkan siswa tanpa kegiatan yang terarah. Sebaliknya, setiap satuan pendidikan wajib menyusun agenda keagamaan yang terstruktur dan berkesinambungan.

Sejumlah kegiatan yang dianjurkan antara lain pelaksanaan Pesantren Kilat (Sanlat), tadarus Al-Qur’an pada pagi hari, salat Dhuha berjama’ah, hingga kegiatan sosial seperti bakti sosial yang melibatkan siswa secara aktif.

“Langkah ini diambil agar nilai-nilai Ramadhan benar-benar terinternalisasi dalam kehidupan siswa, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Deden menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan empati, kepedulian, dan kebersamaan antar siswa. Melalui aktivitas sosial, diharapkan peserta didik dapat memahami pentingnya berbagi dan membantu sesama, terutama di bulan yang penuh berkah ini.

Selain itu, pihak sekolah juga didorong untuk melibatkan peran guru dan orang tua dalam mengawasi serta mendukung kegiatan siswa selama Ramadhan. Sinergi ini dinilai penting agar pembentukan karakter dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Dengan kebijakan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi berharap proses pendidikan tetap berjalan efektif, sekaligus mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan kepedulian sosial yang tinggi.

(Ris)