
berantasonline.com (Sukabumi)
Sinergi antara organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendukung pembangunan daerah. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar Forum OKP dan Ormas Palabuhanratu di kawasan wisata Bayu Amarta, Kecamatan Palabuhanratu, Kamis (12/03/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai tokoh masyarakat, pengurus ormas, serta organisasi kepemudaan yang selama ini aktif berperan dalam menjaga kondusivitas wilayah Palabuhanratu.
Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat hubungan antarorganisasi sekaligus memperkuat komunikasi sosial di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa kembali berkumpul dan bersilaturahmi. Forum OKP dan Ormas ini sudah terbentuk sejak sekitar tahun 2013 hingga 2014, artinya sudah lebih dari satu dekade menjadi ruang kebersamaan bagi kita semua,” ujarnya.
Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menilai forum komunikasi antarorganisasi memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan sosial sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, sinergi antara organisasi masyarakat, pemuda, serta pemerintah daerah menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan produktif.
“Kami sepakat untuk terus menjaga kondusivitas wilayah. Ormas dan OKP juga siap mendukung program-program Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi demi kemajuan daerah,” tambahnya.
Selain mempererat hubungan antarorganisasi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi konstruktif bagi para tokoh masyarakat. Sejumlah isu strategis turut dibahas, mulai dari pelayanan publik, sektor kesehatan, hingga kebutuhan pembangunan daerah yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat.
Sementara itu, tokoh masyarakat Palabuhanratu, Dede Ola, menjelaskan bahwa forum tersebut sejak awal dibentuk sebagai wadah komunikasi dan pembinaan antarorganisasi yang aktif di wilayah Palabuhanratu.
“Silaturahmi ini bagian dari tabayun antarorganisasi. Mungkin kami para senior tidak seaktif dulu, tetapi regenerasi harus terus berjalan. Para senior memiliki tanggung jawab membina generasi muda agar organisasi tetap bergerak ke arah yang positif,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Forum OKP dan Ormas Palabuhanratu mulai dibangun sekitar tahun 2014 dengan melibatkan hampir 50 organisasi, baik berskala nasional maupun lokal yang aktif di wilayah tersebut.
Meski jumlah organisasi cukup banyak, hubungan antarorganisasi di Palabuhanratu hingga kini tetap terjaga dengan baik.
“Alhamdulillah sampai hari ini belum pernah terjadi konflik antar OKP maupun ormas di Palabuhanratu. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk terus menjaga stabilitas wilayah agar keberadaan organisasi memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan silaturahmi tersebut menjadi bukti bahwa kekuatan sosial masyarakat masih menjadi modal penting bagi Kabupaten Sukabumi dalam menjaga persatuan, stabilitas daerah, serta mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan.
(Ris)