
berantasonline.com (Sukabumi)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapat perhatian serius DPRD Kabupaten Sukabumi. Melalui fungsi pengawasan, DPRD memastikan program nasional tersebut benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memenuhi standar gizi yang optimal.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, menegaskan bahwa MBG merupakan program strategis nasional yang harus dijalankan secara konsisten dan tepat sasaran. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Rabu (21/01/2026).
Menurut Ferry, Program MBG merupakan amanat langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang didukung Badan Gizi Nasional (BGN) bersama sejumlah kementerian terkait. Program ini bertujuan menyiapkan generasi muda Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
“MBG bukan sekadar program makan gratis. Ini adalah upaya negara melalui SPPG untuk memastikan generasi penerus mendapatkan asupan gizi yang baik. Di saat yang sama, program ini juga dirancang untuk menggerakkan ekonomi rakyat,” ujar Ferry.
Ia menjelaskan, keberadaan dapur-dapur MBG seharusnya mampu memberi manfaat langsung bagi petani, peternak, dan pedagang kecil sebagai bagian dari rantai pasok bahan pangan.
Atas dasar itu, Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi mengingatkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak menggunakan bahan pangan impor dalam pelaksanaan program MBG, baik buah, sayuran, maupun komoditas lainnya.
“Kalau masih menggunakan produk impor, maka tujuan pemberdayaan ekonomi lokal tidak akan tercapai. Justru yang diuntungkan adalah importir dan negara lain,” tegasnya.
Ferry juga menekankan pentingnya pemanfaatan potensi serta kearifan lokal yang dimiliki Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, berbagai komoditas pertanian lokal sangat layak digunakan sebagai bahan utama menu MBG.
“Gunakan produk lokal agar petani bisa meningkatkan nilai jual hasil pertanian. MBG harus menjadi penggerak ekonomi dari bawah, bukan hanya program konsumsi semata,” tandasnya.
(Ris)