
berantasonline.com (Sukabumi)
Usai libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi langsung mengarahkan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan sekaligus penguatan aspek keselamatan peserta didik di tengah cuaca ekstrem.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang kembali memulai kegiatan belajar. Ia berharap awal semester ini menjadi momentum memperbaiki capaian akademik maupun karakter peserta didik.
“Selamat kepada para siswa yang kembali masuk sekolah. Mudah-mudahan di tahun ajaran ini kualitas dan prestasi pendidikan kita semakin meningkat dibanding sebelumnya,” ujar Deden, Selasa (20/01/2026).
Menurutnya, semangat baru pasca libur panjang harus dimanfaatkan sebagai pijakan untuk membangun generasi yang unggul dan berdaya saing. Namun di sisi lain, Disdik juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang masih mengintai wilayah Kabupaten Sukabumi.
Deden menegaskan, saat ini daerah masih berada dalam periode siaga bencana akibat intensitas hujan yang tinggi. Sejumlah sekolah yang berada di kawasan rawan longsor dan banjir diminta meningkatkan kesiapsiagaan agar proses belajar mengajar tidak terganggu.
“Kita masih dalam status siaga hidrometeorologi. Sekolah harus waspada terhadap potensi hujan deras, longsor, maupun banjir. Keselamatan siswa dan tenaga pendidik menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Ia juga meminta kepala satuan pendidikan melakukan pemantauan lingkungan sekolah secara berkala serta berkoordinasi dengan pihak terkait apabila ditemukan potensi risiko yang membahayakan.
Lebih jauh, Deden menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, dan siswa dalam menciptakan iklim pendidikan yang kondusif. Pendidikan, kata dia, bukan sekadar aktivitas rutin, melainkan fondasi utama dalam membangun masa depan daerah.
“Kita ingin kualitas pendidikan terus meningkat. Dengan pondasi yang kuat, kita berharap lahir lulusan yang berkarakter dan memiliki daya saing tinggi,” pungkasnya.
(Alex)