Viral Aksi Tanam Pohon di Jalan Ahmad Yani, DPU Sukabumi Pastikan Perbaikan Sudah Berjalan

0
6

berantasonline.com (Sukabumi)

Aksi warga menanam pohon di tengah Jalan Ahmad Yani, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi yang sempat viral di media sosial memicu berbagai respons, termasuk dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi memastikan bahwa penanganan jalan tersebut sebenarnya telah berjalan. Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menegaskan bahwa ruas Jalan Ahmad Yani merupakan jalan kabupaten yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, bukan jalan provinsi seperti yang banyak diasumsikan publik.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat. Namun perlu dipahami bahwa status jalan tersebut adalah jalan kabupaten, sehingga penanganannya menjadi tanggung jawab kami,” ujarnya, Selasa (10/03/2026).

Uus menjelaskan, pembagian kewenangan jalan telah diatur secara jelas, mulai dari jalan nasional yang dikelola pemerintah pusat, jalan provinsi oleh pemerintah provinsi, hingga jalan kabupaten yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Ia juga menilai sorotan dari Gubernur Jawa Barat sebagai masukan positif untuk meningkatkan kinerja sekaligus memperkuat komunikasi kepada masyarakat.

“Ini menjadi pengingat bagi kami agar lebih cepat dalam penanganan dan lebih masif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Uus memastikan bahwa proyek perbaikan Jalan Ahmad Yani sudah memasuki tahap pelaksanaan sejak Maret 2026. Perbaikan dilakukan dengan metode betonisasi agar konstruksi jalan lebih kuat dan tahan lama terhadap cuaca ekstrem serta beban kendaraan.

Proyek dengan nilai sekitar Rp3,5 miliar yang dikerjakan oleh pihak ketiga ini ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kalender. Jika sesuai rencana, jalan tersebut sudah dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat pada akhir Juni 2026.

“Kami mohon dukungan dan kesabaran masyarakat. Proses ini membutuhkan waktu agar hasilnya maksimal dan bisa dinikmati dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Dengan perbaikan ini, diharapkan akses utama di kawasan Palabuhanratu kembali lancar serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat tanpa kendala.

(Alex)