Siswi Menangis Saat OSN Viral, Disdik Sukabumi Usulkan Ujian Susulan bagi Peserta Terdampak Pemadaman Listrik

0
22

berantasonline.com (Sukabumi)

Viral di media sosial, video seorang siswi SD Negeri Gandasoli, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, yang menangis karena tidak dapat menyelesaikan Olimpiade Sains Nasional (OSN) akibat pemadaman listrik, memunculkan perhatian luas dari masyarakat.

Peristiwa tersebut terjadi saat pelaksanaan OSN berbasis daring yang mengandalkan pasokan listrik dan jaringan internet. Gangguan listrik yang terjadi membuat peserta kesulitan mengakses sistem ujian sehingga tidak dapat mengerjakan soal secara maksimal.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menjelaskan bahwa pemadaman listrik tidak hanya terjadi di Kecamatan Cireunghas, tetapi juga meluas ke sejumlah wilayah lainnya di Kabupaten Sukabumi.

“Gangguan listrik saat pelaksanaan OSN tidak hanya terjadi di satu lokasi. Beberapa kecamatan lain juga mengalami kondisi serupa sehingga berdampak terhadap kelancaran pelaksanaan ujian,” ujarnya, Rabu (10/06/2026).

Menurut Herdi, terputusnya aliran listrik menyebabkan jaringan internet sekolah terganggu. Bahkan peserta yang menggunakan jaringan seluler pribadi juga mengalami kesulitan karena kualitas sinyal ikut terdampak akibat gangguan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak PLN, gangguan jaringan listrik terjadi pada sejumlah wilayah pelayanan, termasuk Kecamatan Sukalarang, Sukaraja, Kebonpedes, dan Cireunghas.

Kondisi tersebut dinilai sangat merugikan peserta didik yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi akademik tingkat nasional. Pasalnya, OSN merupakan ajang bergengsi yang menjadi sarana pengembangan potensi siswa sekaligus pintu menuju kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.

Menyikapi situasi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi segera melakukan pendataan terhadap peserta yang terdampak. Hasil pendataan itu nantinya akan menjadi dasar pengajuan dispensasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

“Kami sedang menginventarisasi peserta yang mengalami kendala saat pelaksanaan OSN. Data tersebut akan kami sampaikan sebagai bahan usulan agar peserta terdampak memperoleh kesempatan mengikuti ujian susulan atau pengulangan,” jelas Herdi.

Ia menegaskan, sebelum pelaksanaan OSN, Dinas Pendidikan sebenarnya telah berkoordinasi dengan pihak PLN dan menyampaikan informasi terkait jadwal pelaksanaan kompetisi. Namun gangguan teknis pada jaringan listrik tetap terjadi di luar perkiraan.

Peristiwa ini, kata Herdi, menjadi bahan evaluasi bersama dalam mendukung pelaksanaan pendidikan berbasis digital. Ketersediaan infrastruktur pendukung seperti listrik dan internet yang stabil menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran kegiatan pembelajaran maupun kompetisi akademik secara daring.

Ke depan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi berencana mendorong sekolah-sekolah untuk memiliki fasilitas cadangan seperti generator set (genset) sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan listrik saat kegiatan penting berlangsung.

“Kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak. Kami akan mendorong penguatan sarana pendukung agar pelaksanaan ujian dan kegiatan pendidikan berbasis teknologi dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.

(Ris)