Jalan Rusak di Jampangtengah Dikeluhkan, UPTD PU Pastikan Ada Penanganan Tahun Ini

0
5

berantasonline.com (Sukabumi)

Kondisi ruas jalan kabupaten Bojonglopang–Cimerang yang melintasi Desa Panumbangan, Cijulang, hingga Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi sorotan warga. Jalan penghubung menuju Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya tersebut mengalami kerusakan cukup parah di sejumlah titik dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan terlihat dari lapisan aspal yang mengelupas hingga menyisakan batuan kasar. Saat turun hujan, beberapa titik jalan berubah menjadi genangan dan kubangan air yang menyulitkan pengendara, terutama kendaraan roda dua.

Salah seorang warga Kampung Cibasan, Desa Panumbangan, Yani (29), mengatakan kondisi jalan rusak tersebut sudah berlangsung cukup lama dan terus dikeluhkan masyarakat karena menghambat aktivitas sehari-hari.

“Kerusakan hampir ada di sepanjang wilayah Panumbangan sampai Bojongtipar. Aspalnya banyak yang rusak dan kalau hujan jadi kubangan,” ujarnya, Selasa (05/05/2026).

Menurutnya, perbaikan jalan memang sempat dilakukan setiap tahun. Namun, penanganan yang dilakukan dinilai belum menyeluruh karena hanya mencakup sebagian kecil ruas jalan yang rusak.

“Perbaikannya ada, tapi hanya beberapa ratus meter. Sementara jalan yang rusak panjangnya sampai kilometeran,” katanya.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan lebih merata agar akses transportasi masyarakat kembali nyaman dan aman digunakan.

Selain sebagai akses utama warga, ruas jalan tersebut juga menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat antarwilayah di Kecamatan Jampangtengah dan Purabaya.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha UPTD PU Jampangtengah, Robi Ferdian, membenarkan bahwa ruas jalan Bojonglopang–Cimerang masuk dalam rencana penanganan tahun ini.

“Insyaallah tahun ini ada penanganan untuk ruas jalan Bojonglopang–Cimerang,” singkatnya.

Masyarakat berharap rencana tersebut dapat segera direalisasikan dengan penanganan yang lebih optimal dan berkelanjutan agar kerusakan jalan tidak terus berulang setiap tahun.

(Ris)