Jelang May Day, Polres Sukabumi dan Forkopimda Perkuat Soliditas Lewat Olahraga Bersama

0
2

berantasonline.com (Sukabumi)

Momentum Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sedunia dimanfaatkan Polres Sukabumi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi untuk memperkuat kebersamaan sekaligus kesiapan menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan olahraga bersama yang digelar di Mapolres Sukabumi, Selasa (28/04/2026), diikuti ratusan peserta dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Acara tersebut dilepas langsung oleh Kapolres Sukabumi, Samian, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman.

Dalam kesempatan tersebut, Samian menegaskan bahwa peringatan K3 tidak boleh dimaknai sekadar seremonial, melainkan harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kesehatan dan keselamatan personel menjadi kunci utama. Dari situ kita bisa memberikan jaminan keamanan dan ketertiban bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kesiapan fisik dan mental aparat sangat penting, terutama menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day). Menurutnya, kegiatan olahraga bersama ini juga menjadi simbol penguatan sinergi lintas sektor dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Menghadapi May Day yang akan berlangsung dalam waktu dekat, Polres Sukabumi telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya dengan memfasilitasi keberangkatan sekitar 3.000 pekerja dari Sukabumi untuk menyampaikan aspirasi di DKI Jakarta.

“Langkah ini diambil agar penyampaian aspirasi dapat berjalan tertib sekaligus menjaga situasi kamtibmas di daerah tetap aman,” jelasnya.

Kapolres juga menekankan bahwa aspek keselamatan para pekerja menjadi prioritas utama. Ia memastikan seluruh peserta aksi berangkat dan kembali dalam kondisi aman.

“Berangkat 3.000, pulang juga harus 3.000. Keselamatan mereka menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Samian mengapresiasi kondisi hubungan industrial di Kabupaten Sukabumi yang dinilai kondusif. Ia menyebut, dalam kurun waktu lebih dari 20 bulan terakhir, aksi buruh berlangsung damai dan komunikatif.

Ia juga menyinggung peningkatan Upah Minimum Regional (UMR) yang kini berada di kisaran Rp3,8 juta sebagai indikator meningkatnya kesejahteraan pekerja.

“Kondisi ini menunjukkan adanya sinergi yang baik antara pemerintah, aparat, dan para pelaku industri,” tambahnya.

Sementara itu, Ade Suryaman mengapresiasi inisiatif Polres Sukabumi yang mengedepankan nilai keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian dari kesiapan menghadapi dinamika di lapangan.

Menurutnya, menjaga stabilitas daerah tidak hanya bergantung pada aspek keamanan, tetapi juga kesiapan fisik dan mental seluruh unsur yang terlibat.

“Ini menjadi pengingat bahwa kamtibmas yang kondusif berawal dari kesiapan dan keselamatan semua pihak,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah yang terus terjalin menjadi modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sukabumi.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, diharapkan peringatan May Day di wilayah Sukabumi dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

(Ris)