
berantasonline.com (Sukabumi)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, meninjau langsung lokasi ambruknya atap ruang kelas di SDN Ciganas, Senin (04/05/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pembelajaran dan pelaksanaan ujian siswa tetap berjalan meski sekolah terdampak musibah.
Dalam kunjungannya, Deden menyebut kondisi bangunan SDN Ciganas sebenarnya sudah masuk dalam perhatian Dinas Pendidikan sejak beberapa waktu lalu. Tim teknis bahkan telah melakukan survei lapangan sebelum insiden ambruknya atap terjadi.
“Sekitar satu bulan lalu tim dari Dinas Pendidikan sudah melakukan survei. Hasil kajian menunjukkan struktur bangunan memang sudah tidak memungkinkan dan harus segera direhabilitasi,” ujarnya.
Menurut Deden, berdasarkan hasil penilaian tersebut, SDN Ciganas telah masuk daftar prioritas pembangunan dan rehabilitasi sekolah di Kabupaten Sukabumi.
Meski dua ruang kelas tidak dapat digunakan akibat ambruk, pihak sekolah tetap melaksanakan ujian siswa kelas VI sesuai jadwal dengan memanfaatkan ruangan lain yang masih aman, termasuk mushola dan ruang alternatif lainnya.
“Alhamdulillah kegiatan ujian tetap berjalan dengan memanfaatkan ruangan yang tersedia,” katanya.
Deden menjelaskan, saat ini Disdik Kabupaten Sukabumi tengah fokus menangani ratusan ruang kelas rusak di berbagai wilayah. Upaya rehabilitasi dilakukan melalui dukungan program revitalisasi pemerintah pusat maupun anggaran daerah.
“Program perencanaan revitalisasi sedang berjalan. Mudah-mudahan tahun ini bisa segera direalisasikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, perbaikan sarana pendidikan tidak hanya difokuskan di SDN Ciganas, tetapi juga menyasar sejumlah wilayah lain yang mengalami kerusakan bangunan sekolah, termasuk daerah terdampak bencana.
Pihaknya berharap proses rehabilitasi dapat segera terealisasi agar siswa dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman.
(Ris)