Bogor, BERANTAS –
Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, Pemerintah Kota Bogor menggelar Apel Bersama di halaman Balaikota yang dihadiri berbagai elemen masyarakat.

Rombongan Pemuda Panca Marga (PPM) Kota Bogor dibawah komando Ketua Jeane Taroreh, nampak ikut serta memeriahkan acara.
Ketua PPM Kota Bogor Jeane Taroreh, usai mengikuti apel kepada Wartawan menegaskan, Pancasila itu tidak pernah mati, tapi yang sering mati itu ingatan kita kepada Pancasila.
“Makna dari Kesaktian Pancasila buat anak muda sekarang, bukan untuk upacara saja tapi Kesaktiannya itu seperti Sapu Lidi, gak kelihatan tapi berasa pas dipake nyapu masalah”, ucapnya.
Adapun 5 Ikatan Lidi Generasi Muda yang dimaksud Jeane adalah :
1. Ketuhanan YME Ikatan Niat
Muda itu gampang goyah arahnya. Sila 1 ngingetin: mau viral, mau cuan, mau ngubah dunia… niatnya lurusin dulu. Kerja buat konten atau kerja buat manfaat? Beda hasilnya.” kata Jean
“Kemanusiaan Adil Beradab Hati Lurus Anak muda paling sensitif sama nggak adil. Liat bullying, liat korupsi,liat temen kesusahan darah- nya mendidih.
Pancasila bilang: marahnya boleh, tapi caranya harus beradab. Lawan hoax pakai data, bukan pakai caci maki.” ujar Jeane.
“Persatuan Indonesia Ini PR terbesar Gen Z. Di dunia nyata beda suku. Di dunia maya beda kubu.
“Kita nggak setuju sama lo, tapi kita nggak akan geledah dapur lo”. Beda pendapat boleh, ngerusak persatuan jangan”imbuh Jean.
“Kerakyatan Dipimpin Hikmah Langkah Tegak
Muda berani bersuara. Tapi suara tanpa data jadi kebisingan.
Pancasila ngajarin protes oke, tapi duduk bareng. Ngasih solusi, bukan cuma ngasih vonis. Itu namanya demokrasi, bukan mobokrasi. Keadilan Sosial Setetes Air Kesucian Anak muda nggak minta kaya raya. Mereka minta adil. Lapangan kerja ada, harga sembako wajar, hukum nggak tebang pilih.
Kesaktian anak muda bantu UMKM tetangga, kalau 1 anak muda laporin pungli..setetes -setetes jadi bah.” pungkas Jeane.
(Abah Tataros)



