Pemkab Tanjabbar Tutup Mata, Korban Kerusakan Jalan di Tungkal Ulu Tuntut Perbaikan Segera

0
16

Jambi, BERANTAS –

Kondisi jalan raya yang menghubungkan Jalan Purwodadi – Pel Dagang, Desa Pematang Pauh, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, kini memprihatinkan.

Jalan yang menjadi akses utama warga tersebut mengalami kerusakan sangat parah, dipenuhi lubang-lubang besar dan genangan air lumpur di sepanjang jalur, sehingga sangat meresahkan dan menyulitkan masyarakat pengguna jalan sehari-hari.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak permukaan jalan yang dulunya rata kini bergelombang dan berlubang di hampir seluruh bagian badan jalan. Lubang-lubang tersebut berukuran cukup besar dan dalam, serta terisi air keruh sehingga kedalaman aslinya sulit diketahui pengendara, terutama saat hujan atau pagi hari.

Kondisi ini membuat pengguna jalan harus mengerem mendadak atau berbelok tajam untuk menghindari lubang, yang berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan lalu lintas, baik bagi pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

Salah satu warga setempat mengungkapkan bahwa kerusakan jalan ini sudah terjadi cukup lama namun belum ada perbaikan berarti. “Setiap hari kami harus melewati jalan ini untuk beraktivitas, ke ladang, maupun ke pusat kecamatan. Sangat menyulitkan, risiko ban pecah atau kendaraan rusak sangat besar, belum lagi risiko jatuh. Selama jalan ini rusak parah, sudah banyak yang menjadi korban terlebih disaat turun hujan. Kami sangat berharap pemerintah segera merespons dan memperbaiki jalan ini, karena jalan adalah kebutuhan pokok kami,” ujarnya.

Selain mengganggu kenyamanan dan keselamatan, kondisi jalan yang rusak ini juga dinilai menghambat mobilitas ekonomi warga, mengingat wilayah ini dikelilingi perkebunan dan merupakan jalur distribusi hasil bumi. Kendaraan pengangkut hasil panen kesulitan melintas dengan aman dan lancar, yang pada akhirnya berdampak pada biaya transportasi yang lebih mahal.

Melalui swadaya, sudah berinisiatif untuk menimbun lobang lobang bahkan yang seperti kubangan kerbau, tapi karena tidak ada grand ac, timbunan itu tetap terkikis oleh air, saat hujan deras.

Masyarakat berharap pemerintah daerah, melalui Dinas terkait jangan tutup mata, segera melakukan peninjauan lokasi dan mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jalan tersebut. Perbaikan mendesak dianggap sangat perlu agar tidak ada lagi korban kecelakaan dan agar aksesibilitas warga kembali normal, aman, dan nyaman.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai jadwal perbaikan jalan tersebut dari pihak berwenang.

(Paulus Na70)