Disdik Kabupaten Sukabumi Gelar Pengajian MTA, Perkuat Nilai BerAKHLAK ASN

0
8

berantasonline.com (Sukabumi)

Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Pengajian MTA (Majelis Ta’lim Aparatur) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Disdik Kabupaten Sukabumi, Senin (20/04/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi dalam suasana khidmat, penuh kebersamaan, dan semangat mempererat silaturahmi antarpegawai.

Pengajian tersebut dilaksanakan usai apel pagi dan agenda evaluasi pelayanan publik. Seluruh ASN tampak mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual aparatur pemerintahan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena mengatakan, kegiatan Majelis Ta’lim Aparatur bukan hanya agenda rutin semata, melainkan menjadi sarana memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan motivasi kerja ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pengajian ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual, mempererat kebersamaan, dan menambah semangat dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Deden, pembinaan karakter ASN sangat penting agar seluruh pegawai mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, serta menghadirkan energi positif di lingkungan kerja.

Ia berharap, melalui kegiatan keagamaan tersebut, para ASN dapat terus meningkatkan akhlak dan menjadikan setiap pekerjaan sebagai bentuk ibadah serta pengabdian kepada masyarakat.

“Semoga melalui kegiatan ini seluruh ASN semakin berakhlak, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Deden juga menegaskan pentingnya penerapan nilai-nilai ASN BerAKHLAK di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Nilai tersebut meliputi berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Ia menyebut, nilai BerAKHLAK harus menjadi pedoman perilaku seluruh pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari, sekaligus memperkuat budaya kerja yang humanis dan profesional.

“ASN harus mampu memposisikan masyarakat sebagai pihak yang wajib dilayani dengan baik. Karena itu, budaya kerja BerAKHLAK harus benar-benar diterapkan dalam setiap pelayanan,” pungkasnya.

(Alex)