Hera Iskandar Soroti Ancaman Narkoba dan Dampak Negatif Digital bagi Generasi Muda

0
14

berantasonline.com (Sukabumi)

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, menyoroti ancaman narkoba serta pengaruh negatif perkembangan digital terhadap generasi muda saat memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Rabu (20/05/2026).

Menurut Hera, peringatan Harkitnas seharusnya tidak dimaknai sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan menjadi momentum refleksi terhadap sejarah perjuangan bangsa yang dimulai sejak lahirnya organisasi Budi Utomo pada tahun 1908.

“Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya sekadar upacara rutin, tetapi momentum penting bagaimana bangsa ini dahulu mampu menghimpun kekuatan daerah menjadi gerakan nasional melalui perjuangan pemikiran,” ujarnya.

Ia menilai tantangan generasi muda saat ini berbeda dengan masa perjuangan melawan penjajahan. Jika dahulu perjuangan dilakukan untuk merebut kemerdekaan, kini fokus utama adalah menghadapi persaingan ekonomi, perkembangan teknologi, serta perubahan sosial akibat digitalisasi.

Menurutnya, generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tidak tertinggal dalam persaingan global yang semakin berbasis teknologi dan ekonomi digital.

“Anak-anak muda harus melek digitalisasi dan memahami perubahan ekonomi yang sekarang bergerak ke arah digital. Ini menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama,” katanya.

Selain itu, Hera juga mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba yang dinilai masih menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Ia menyebut perkembangan platform digital yang tidak bertanggung jawab turut memberikan pengaruh negatif terhadap perilaku anak muda.

“Rusaknya generasi muda salah satunya disebabkan narkoba. Selain itu, ada juga pengaruh dari platform-platform digital yang tidak memberikan dampak positif,” ungkapnya.

Karena itu, Hera menilai pendekatan kepada generasi muda tidak cukup hanya dengan larangan semata. Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dinilai perlu menghadirkan ruang kreativitas, kegiatan positif, dan sarana pengembangan diri bagi kalangan pemuda.

“Kita tidak bisa hanya melarang. Generasi muda harus diberikan wadah dan kegiatan yang positif agar mereka memiliki ruang untuk berkembang dan menjauhi hal-hal yang merugikan,” tegasnya.

Ia berharap semangat Hari Kebangkitan Nasional dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Kabupaten Sukabumi untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat karakter, serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah dan bangsa di tengah era digital yang terus berkembang.

(Ris)