
berantasonline.com (Sukabumi)
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat pemeliharaan infrastruktur pendukung pertanian dengan melakukan perawatan rutin pada Daerah Irigasi (DI) Batu Karut. Kegiatan ini dilaksanakan melalui UPTD PU Wilayah I sebagai upaya menjaga kelancaran distribusi air ke lahan persawahan masyarakat.
Pemeliharaan dilakukan secara berkala dengan fokus pada pembersihan endapan lumpur, pengendalian rumput liar, serta pengecekan kondisi konstruksi saluran. Dengan langkah tersebut, aliran air diharapkan tetap lancar dan tidak terganggu oleh sedimentasi maupun sampah.
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja petugas lapangan yang konsisten menjalankan tugas pemeliharaan.
“Peran tim di lapangan sangat penting dalam menjaga fungsi irigasi. Kegiatan rutin ini memang terlihat sederhana, namun memiliki dampak besar terhadap keberlangsungan infrastruktur dan kebutuhan air petani,” ujarnya, Jum’at (10/04/2026).
Menurutnya, sistem irigasi yang terawat menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung produktivitas sektor pertanian. Selain memastikan ketersediaan air saat masa tanam, perawatan yang baik juga mampu mengurangi risiko genangan dan banjir saat musim hujan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemeliharaan berkala merupakan langkah preventif untuk menjaga umur layanan infrastruktur irigasi agar tetap optimal dalam jangka panjang. Dengan kondisi saluran yang baik, distribusi air dapat berlangsung merata ke seluruh area persawahan.
Selain peran pemerintah, partisipasi masyarakat juga dinilai sangat penting. Dinas PU mengimbau warga untuk tidak membuang sampah ke saluran irigasi agar tidak terjadi penyumbatan yang dapat menghambat aliran air.
Dengan adanya kegiatan pemeliharaan rutin ini, diharapkan sistem irigasi di wilayah Kabupaten Sukabumi tetap berfungsi maksimal serta mampu mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan para petani secara berkelanjutan.
(Ris)