
berantasonline.com (Sukabumi)
Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sukabumi dalam beberapa waktu terakhir memicu berbagai bencana di sejumlah wilayah. Hujan berintensitas tinggi menyebabkan longsor dan banjir yang berdampak langsung pada aktivitas serta keselamatan warga.
Situasi tersebut mendapat perhatian serius dari Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi yang membidangi penanggulangan bencana. Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca yang masih belum stabil.
“Dengan cuaca ekstrem seperti sekarang, potensi bencana bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Masyarakat harus tetap waspada dan berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Ferry, Rabu (21/01/2026).
Selain masyarakat, Ferry menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh perangkat pemerintah daerah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai mitra kerja Komisi IV DPRD. Menurutnya, respons cepat menjadi kunci utama agar dampak bencana tidak semakin meluas.
Ia mengakui, penanganan bencana di Kabupaten Sukabumi belum sepenuhnya ideal. Namun di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah dinilai tetap berupaya hadir dan bekerja maksimal mendampingi warga terdampak.
“Memang belum sempurna, tetapi pemerintah daerah sudah berusaha maksimal dengan anggaran yang terbatas. Yang terpenting, pemerintah tetap hadir bersama masyarakat dalam menghadapi situasi kebencanaan,” katanya.
Ferry menjelaskan, keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam penanggulangan bencana, mulai dari penyediaan alat berat, logistik, hingga kesiapan personel di lapangan.