berantasonline.com (Sukabumi)

Kondisi Ruas Jalan Kabupaten Mareleng–Cibenda menjadi sorotan warga pengguna jalan. Pasalnya, jalan yang baru sekitar dua bulan lebih rampung dikerjakan tersebut kini sudah mengalami kerusakan di beberapa titik, terutama di wilayah Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Jajah Nurdiansyah Tampung Aspirasi Ekonomi Desa dalam Reses di Warungkiara

Di lapangan, terlihat aspal jalan terkelupas dan badan jalan tergenang air, khususnya setelah wilayah tersebut diguyur hujan dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini dinilai mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.

Ruas Mareleng–Cibenda merupakan jalur penghubung penting antara Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, dengan Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas. Jalan ini sebelumnya diperbaiki melalui proyek pengaspalan hotmix sepanjang 1 kilometer 350 meter.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut menelan anggaran sebesar Rp 1.840.030.527,14 yang bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025 dan dilaksanakan oleh CV Buana Surya Perkasa.

Warga sekitar menyebutkan, kerusakan mulai tampak setelah intensitas hujan meningkat. Aspal yang mengelupas di sejumlah titik menyebabkan air menggenang, sehingga mempercepat kerusakan dan berpotensi membahayakan pengendara.

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPTD PU Wilayah Ciemas, Dadang Koswara, memastikan bahwa kerusakan jalan tersebut masih menjadi tanggung jawab pihak pelaksana proyek.

“Ruas ini baru selesai sekitar dua bulan satu minggu, sehingga masih masuk masa pemeliharaan selama enam bulan. Pihak ketiga wajib melakukan perbaikan,” ujar Dadang, Sabtu (8/11/2025).