berantasonline.com (Bandung)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta masyarakat, khususnya orang tua calon siswa SMA dan SMK, untuk tidak panik menghadapi proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.

Jajah Nurdiansyah Tampung Aspirasi Ekonomi Desa dalam Reses di Warungkiara

Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi usai meninjau Posko Layanan Aduan SPMB di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Senin (09/06/2026). Dalam kesempatan itu, ia memastikan pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap berbagai kendala yang muncul selama proses berlangsung.

Menurut Dedi, saat ini pelaksanaan masih berada pada tahap Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), yakni proses pemetaan yang bertujuan mengetahui peluang penerimaan siswa di sekolah tujuan sebelum tahapan seleksi resmi dimulai.

“PCMB bukan pendaftaran, melainkan pemetaan. Justru melalui tahapan ini berbagai kendala dapat diketahui lebih awal sehingga masih ada waktu untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.

sukabumi-akan-digelar-aspirasi-warga-jadi-dasar-kebijakan-daerah" class="baca-juga-card">
Biro Smi Daerah

147 Titik Reses DPRD Sukabumi Akan Digelar, Aspirasi Warga Jadi Dasar Kebijakan Daerah

Pria yang akrab disapa KDM itu menjelaskan, hasil pemetaan akan diumumkan pada 12 Juni 2026. Sementara pendaftaran SPMB Tahap I dijadwalkan berlangsung pada 15–19 Juni 2026 dengan pengumuman hasil seleksi pada 25 Juni 2026.

Bagi siswa yang belum diterima pada tahap pertama, masih tersedia kesempatan mengikuti SPMB Tahap II yang dibuka pada 30 Juni hingga 6 Juli 2026. Adapun hasil seleksi tahap kedua akan diumumkan pada 10 Juli 2026.

KDM menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir apabila belum memperoleh sekolah pada tahap awal karena masih tersedia kuota pada tahapan berikutnya.