
berantasonline.com (Sukabumi)
Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan generasi masa depan. Upaya tersebut diwujudkan melalui program revitalisasi sekolah yang dilakukan secara masif di berbagai wilayah.
Transformasi ini tidak hanya menyasar satu jenjang, tetapi mencakup pendidikan mulai dari PAUD hingga SMP. Hasilnya, ratusan ruang kelas kini telah diperbaiki maupun dibangun baru, sehingga menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan ramah anak.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyampaikan bahwa pembangunan dan rehabilitasi tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan ruang belajar yang benar-benar mendukung tumbuh kembang siswa.
“Kami ingin setiap anak memiliki fasilitas belajar yang representatif. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi upaya menghadirkan ruang yang memanusiakan peserta didik sekaligus menumbuhkan kembali semangat belajar mereka,” ujarnya, Senin (09/03/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, pada jenjang PAUD telah dilakukan rehabilitasi terhadap 18 ruang kelas serta pembangunan 31 ruang kelas baru (RKB). Sementara itu, di tingkat sekolah dasar, sebanyak 134 ruang kelas telah diperbaiki dan 8 ruang kelas baru dibangun. Untuk tingkat SMP, tercatat 47 ruang kelas direhabilitasi dan 16 ruang kelas baru disiapkan guna menunjang kegiatan pembelajaran.
Tak berhenti pada pembangunan infrastruktur, perhatian pemerintah juga diarahkan pada peningkatan akses pendidikan bagi siswa kurang mampu. Melalui program Beasiswa Generasi Mencrang, siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu mendapatkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan tanpa hambatan ekonomi.
“Pendidikan adalah hak semua anak. Kami ingin memastikan tidak ada lagi yang tertinggal hanya karena keterbatasan biaya. Program ini menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Sukabumi yang siap bersaing,” tambah Deden.