2025/06/photo-1-1-1024x575.jpg" alt="" class="wp-image-1743" srcset="https://berantasonline.com/wp-content/uploads/2025/06/photo-1-1-1024x575.jpg 1024w, https://berantasonline.com/wp-content/uploads/2025/06/photo-1-1-300x169.jpg 300w, https://berantasonline.com/wp-content/uploads/2025/06/photo-1-1-768x431.jpg 768w, https://berantasonline.com/wp-content/uploads/2025/06/photo-1-1-1536x863.jpg 1536w, https://berantasonline.com/wp-content/uploads/2025/06/photo-1-1-2048x1150.jpg 2048w, https://berantasonline.com/wp-content/uploads/2025/06/photo-1-1-748x420.jpg 748w, https://berantasonline.com/wp-content/uploads/2025/06/photo-1-1-1495x840.jpg 1495w, https://berantasonline.com/wp-content/uploads/2025/06/photo-1-1-150x84.jpg 150w, https://berantasonline.com/wp-content/uploads/2025/06/photo-1-1-600x337.jpg 600w, https://berantasonline.com/wp-content/uploads/2025/06/photo-1-1-696x391.jpg 696w, https://berantasonline.com/wp-content/uploads/2025/06/photo-1-1-1392x782.jpg 1392w, https://berantasonline.com/wp-content/uploads/2025/06/photo-1-1-1068x600.jpg 1068w, https://berantasonline.com/wp-content/uploads/2025/06/photo-1-1-1920x1078.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" />

berantasonline.com (Sukabumi)

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Sukabumi tahun ini diwarnai dengan cara berbeda. Federasi Serikat Buruh Kimia, Industri Umum, Farmasi, dan Kesehatan (FSB KIKES) KSBSI Sukabumi Raya memilih menggelar halal bihalal dan sesi curhat bersama Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, di Pusbangdai Cikembang, Kecamatan Cikembar, Kamis (01/05/2025).

Jajah Nurdiansyah Tampung Aspirasi Ekonomi Desa dalam Reses di Warungkiara

Ketua FSB KIKES KSBSI Sukabumi Raya, Nendar Supriatna, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada pemerintah, tanpa harus melakukan aksi unjuk rasa di jalanan.

“Kami berterima kasih karena bisa curhat langsung tanpa harus turun ke jalan. Ini bentuk baru dari perjuangan yang tetap menjaga nilai-nilai gerakan buruh,” ujarnya.

Beberapa isu yang disampaikan para buruh antara lain layanan kesehatan, kondisi infrastruktur jalan, pentingnya mengaktifkan forum tripartit, hingga kekhawatiran atas dampak perang dagang global terhadap nasib pekerja.

Nendar juga menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya mengeluh, tapi turut menyertakan solusi atas persoalan yang dihadapi.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas menyambut baik forum dialog tersebut dan menyatakan siap menindaklanjuti masukan para buruh secara teknis.

“Semua aspirasi sudah kami terima. Untuk layanan kesehatan, kami sedang menyiapkan skema agar masyarakat bisa dilayani secara gratis di Puskesmas hanya dengan menunjukkan KTP Sukabumi,” jelasnya.