berantasonline.com (Sukabumi)

Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi 2 menit 57 detik yang memperlihatkan suasana rapat musyawarah antara wali murid dan pihak sekolah di MTs Gandasoli, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Video tersebut memicu perhatian publik setelah muncul dugaan adanya pemotongan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) milik siswa.

Jajah Nurdiansyah Tampung Aspirasi Ekonomi Desa dalam Reses di Warungkiara

Dalam video yang beredar, terlihat suasana rapat di salah satu ruang kelas sekolah berlangsung cukup tegang. Rapat tersebut diketahui digelar pada Selasa, 3 Februari 2026, dan dihadiri sejumlah wali murid bersama pihak sekolah.

Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan identitas lengkapnya, yang akrab disapa Bang Jey, mengaku menemukan adanya dugaan pemotongan dana PIP yang diterima siswa.

Ia menjelaskan, siswa yang seharusnya menerima bantuan sebesar Rp700 ribu diduga dipotong Rp200 ribu. Sementara itu, siswa penerima bantuan Rp370 ribu disebut dipotong sebesar Rp125 ribu.

“Ada bantuan PIP di MTs Gandasoli yang dipotong. Yang menerima Rp700 ribu dipotong Rp200 ribu, sedangkan yang menerima Rp370 ribu dipotong Rp125 ribu. Katanya dilakukan oleh oknum guru,” ujar Bang Jey, Kamis (05/02/2026).

Menurutnya, ia sempat mencoba menanyakan persoalan tersebut kepada beberapa guru, namun tidak mendapatkan penjelasan yang jelas. Saat dikonfirmasi kepada kepala sekolah, ia mengaku hanya diminta menunggu hasil musyawarah yang sedang berlangsung.

Namun, suasana rapat disebut justru memanas ketika dirinya menanyakan kesimpulan rapat terkait dana yang telah dipotong tersebut.