Bupati Sukabumi Dampingi Dudung Resmikan Huntap untuk Korban Banjir dan Longsor

0
8

berantasonline.com (Sukabumi)

Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama pemerintah pusat terus mempercepat pemulihan pascabencana melalui pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak. Hal ini ditandai dengan peresmian huntap adaptif bencana di Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kamis (16/04/2026).

Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Dudung Abdurachman, didampingi Bupati Sukabumi Asep Japar dan Wakil Bupati Andreas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Provinsi Jawa Barat, Forkopimda Kabupaten Sukabumi, Forkopimcam Cisolok, serta berbagai pihak terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Dudung Abdurachman menyampaikan keprihatinan atas bencana banjir dan longsor yang sempat melanda wilayah Cisolok. Meski demikian, ia bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Sekitar 10 rumah warga hanyut akibat banjir dan longsor, namun alhamdulillah tidak menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya turut berkontribusi dalam pembangunan sejumlah unit rumah di kawasan relokasi tersebut. Bahkan, ia berkomitmen untuk menambah pembangunan 10 unit rumah lagi di Kampung Mubarakah, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu.

Selain itu, Dudung Abdurachman memberikan motivasi kepada masyarakat agar tetap kuat dan bangkit setelah menghadapi bencana.

“Saya berharap hunian tetap ini bisa memberikan rasa aman dan menjadi awal kebangkitan bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup,” ungkapnya.

Sementara itu, Asep Japar mengingatkan masyarakat agar menjaga dan merawat fasilitas hunian yang telah dibangun.

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan rawan seperti lereng perbukitan.

“Kita harus tetap waspada dan menjaga lingkungan agar risiko bencana bisa diminimalkan,” pesannya.

Bupati menambahkan, pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti pembangunan infrastruktur pendukung di kawasan tersebut, termasuk perbaikan akses jalan dan penyediaan sistem pipanisasi air bersih guna menunjang kenyamanan warga.

Di sisi lain, Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Sukabumi, Encep Hadiana, mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam pembangunan huntap tersebut.

Menurutnya, pembangunan 10 unit rumah di lokasi tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, TNI, legislatif, hingga pemerintah daerah.

“Ini bentuk gotong royong dari berbagai pihak, termasuk dukungan dari Pak Dudung, Menteri Muhaimin, KSAD Jenderal Maruli, anggota DPR RI, dan Forkopimda,” pungkasnya.

Pembangunan hunian tetap ini diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana di wilayah Sukabumi.

(Alex)