Pimpin Apel HKB 2026, Bupati Sukabumi Ajak Warga Jadikan Siaga Bencana sebagai Budaya

0
15

berantasonline.com (Sukabumi)

Bupati Sukabumi, Asep Japar, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kesiapsiagaan bencana sebagai bagian dari budaya sehari-hari. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026 di Kantor BPBD Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/04/2026).

Dalam amanatnya, Asep Japar menekankan pentingnya sinergi lintas sektor serta pemanfaatan teknologi secara bijak dalam menyebarkan informasi kebencanaan yang akurat.

“Kita harus memperkuat kolaborasi dan memanfaatkan teknologi dengan tepat. Investasi pada kesiapsiagaan jauh lebih murah dibandingkan biaya pemulihan pascabencana,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat sistem penanggulangan bencana melalui berbagai langkah strategis, seperti pengembangan desa tangguh bencana (Destana), penguatan Tim Reaksi Cepat (TRC), pemasangan early warning system (EWS), serta pelaksanaan simulasi kebencanaan secara berkala.

Menurutnya, keselamatan jiwa merupakan prioritas utama yang harus dijaga bersama oleh seluruh pihak.

“Keselamatan jiwa adalah hal paling utama. Kesiapsiagaan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Asep Japar juga mengingatkan bahwa Kabupaten Sukabumi merupakan wilayah dengan potensi bencana yang cukup tinggi, sehingga diperlukan kesiapan dan ketangguhan dari seluruh elemen masyarakat.

“Di balik kekayaan alam yang dimiliki, ada potensi bencana yang harus kita waspadai bersama,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk relawan dan komunitas kebencanaan, yang selama ini aktif mendukung upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di Kabupaten Sukabumi.

“Kontribusi para relawan sangat besar. Mari kita terus menjaga semangat kebersamaan dalam kesiapsiagaan,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, menuturkan bahwa peringatan HKB menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus memastikan seluruh peralatan kebencanaan yang dimiliki dalam kondisi siap digunakan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah instansi, relawan, dan komunitas yang dinilai berkontribusi aktif dalam upaya kesiapsiagaan bencana di daerah.

Melalui peringatan HKB 2026 ini, diharapkan kesadaran dan kesiapan masyarakat Kabupaten Sukabumi dalam menghadapi potensi bencana semakin meningkat, sehingga dapat meminimalisir risiko dan dampak yang ditimbulkan.

(Alex)