
berantasonline.com (Sukabumi)
Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) tengah menyusun dokumen baseline Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan Kawasan Permukiman (RP3KP). Pembahasan tersebut digelar di Pendopo Sukabumi dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, Rabu (22/04/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menekankan pentingnya kontribusi aktif dari seluruh pihak dalam proses penyusunan dokumen tersebut. Ia berharap RP3KP yang dihasilkan benar-benar komprehensif dan berbasis data objektif.
“Kami minta semua pihak memberikan masukan terbaik agar dokumen ini menjadi acuan yang berkualitas dalam pembangunan perumahan dan permukiman,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyampaikan bahwa salah satu fokus utama dalam penyusunan RP3KP adalah penanganan kawasan kumuh.
Menurutnya, pemerintah daerah menargetkan penuntasan kawasan kumuh dapat tercapai pada tahun 2027, lebih cepat dari target sebelumnya.
“Kami optimistis target tersebut bisa tercapai melalui pendekatan inovatif yang sedang kami kembangkan,” ungkapnya.
Pendekatan yang dimaksud adalah inovasi “Gerbang Pesona”, yakni Gerakan Bangun Percepatan Ekosistem Hunian melalui Sinergi Organisasi, Kemitraan, dan Marketing Publik yang Inovatif di Kabupaten Sukabumi.
Program ini tidak hanya berfokus pada penataan kawasan kumuh, tetapi juga mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta pengembangan skema pembiayaan kreatif.
Melalui sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, Pemkab Sukabumi berharap pembangunan kawasan permukiman dapat berjalan lebih terarah, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Penyusunan RP3KP ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam perencanaan pembangunan perumahan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan daerah di masa mendatang.
(Ris)