Pimpin Rapat Dinas, Bupati Sukabumi Soroti Disiplin ASN dan Genjot PAD

0
17

berantasonline.com (Sukabumi)

Bupati Sukabumi, Asep Japar, memimpin Rapat Dinas Bulan April 2026 yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/04/2026). Kegiatan tersebut dipandu Sekretaris Daerah Ade Suryaman dan dihadiri Wakil Bupati Andreas, para kepala perangkat daerah, asisten daerah, staf ahli, kepala bagian, hingga seluruh camat se-Kabupaten Sukabumi.

Dalam forum tersebut, Asep Japar bersama wakil bupati menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah atas kontribusi dalam peningkatan Indeks Reformasi Birokrasi. Selain itu, diserahkan pula sertifikat akreditasi laboratorium milik Dinas Lingkungan Hidup sebagai bentuk peningkatan mutu layanan publik.

Rapat dilanjutkan dengan pemaparan dari berbagai instansi, di antaranya Samsat Cibadak, Badan Pusat Statistik, Badan Pengawas Pemilu, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Kesehatan.

Dalam arahannya, Asep Japar menekankan pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam penerapan kebijakan kerja dari rumah (WFH). Ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak disalahgunakan.

“WFH tetap harus dijalankan dengan disiplin. Jangan sampai yang dijadwalkan bekerja justru tidak berada di tempat, apalagi di luar kota,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor pajak yang dinilai masih memiliki potensi besar. Ia mengapresiasi kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memberikan kemudahan pembayaran pajak kendaraan tanpa harus menggunakan KTP pemilik lama.

Menurutnya, kebijakan tersebut perlu dioptimalkan melalui langkah konkret di lapangan, salah satunya dengan program jemput bola kepada masyarakat.

“Kita akan lakukan operasi gabungan sekaligus membuka layanan pembayaran pajak di wilayah. Pajak ini langsung masuk ke kas daerah, jadi harus dimaksimalkan,” ujarnya.

Sementara itu, Andreas menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah. Ia meminta seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi dan kolaborasi.

“Kerja sama antarinstansi menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Kita harus saling mendukung dan memperkuat,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan para camat untuk mengawal pelaksanaan program strategis nasional di wilayah masing-masing, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Gerakan Merah Putih sebagai bagian dari upaya menuju visi Indonesia Emas 2045.

Selain itu, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) didorong untuk berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam rantai pasok kebutuhan program MBG di daerah.

Dalam bidang pelayanan dasar, perhatian pemerintah daerah juga difokuskan pada penanganan stunting. Seluruh perangkat daerah hingga camat diminta berkontribusi dalam menekan angka stunting hingga di bawah 5 persen melalui peningkatan kualitas lingkungan dan layanan kesehatan.

Rapat dinas ini menjadi momentum konsolidasi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memperkuat kinerja, pelayanan publik, serta percepatan pembangunan di berbagai sektor.

(Alex)