BERANTASONLINE.COM - Wilayah Bandung Raya dilanda serangkaian peristiwa signifikan dalam sepekan terakhir, menyisakan catatan duka dan penegakan hukum. Berbagai insiden menonjol terjadi, mulai dari tragedi yang merenggut nyawa hingga pengungkapan praktik kejahatan.

Salah satu peristiwa paling memilukan adalah insiden tabrak lari yang merenggut nyawa seorang anggota kepolisian. Aiptu Asep Suhara, personel Sat Samapta Polrestabes Bandung, menjadi korban dalam kejadian tragis tersebut.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2026, dini hari, di Jalan Merdeka, Kota Bandung. Saat itu, Aiptu Asep Suhara sedang dalam perjalanan pulang setelah melaksanakan tugas patroli keamanan.

"Pelaku tabrak lari yang menewaskan Aiptu Asep Suhara sudah kami tetapkan sebagai tersangka," jelas Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi.

Penetapan tersangka ini didasarkan pada berbagai bukti yang berhasil dikumpulkan oleh tim kepolisian di lapangan. Proses identifikasi pelaku berjalan cukup intensif pasca kejadian.

"Penangkapan pelaku didukung oleh hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA)," ujar Kombes Pol Dedi Supriyadi. Metode ini membantu merekonstruksi kejadian secara ilmiah.

Selain itu, penyelidikan juga didukung oleh penerapan scientific crime investigation. Pendekatan ilmiah ini krusial untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan akurat dan adil.

Pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka berinisial A. Ia diketahui merupakan seorang warga sipil yang diduga kuat sebagai pelaku tabrak lari tersebut.

Dikutip dari berbagai sumber, selain insiden memilukan ini, Bandung Raya juga diwarnai oleh duel maut di Cimahi dan pembongkaran praktik prostitusi online di Majalaya.