Sekda Sukabumi Ajak Orangtua Batasi Penggunaan Gawai pada Anak Lewat Program “Tandem Baper”

0
7

berantasonline.com (Sukabumi)

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, mengingatkan para orangtua agar tidak membiasakan memberikan gawai kepada anak-anak sejak usia dini. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Tinggalkan Android Dalam Empat Jam Bareng Perpustakaan (Tandem Baper) di Gedung Perpustakaan, Kompleks Gelanggang Pemuda Cisaat, Senin (05/01/2026).

Menurutnya, kebiasaan memberikan gawai kepada anak sering kali dilakukan orangtua agar anak lebih tenang. Namun, hal tersebut justru berpotensi membuat anak kecanduan menggunakan perangkat digital.

“Sering kali anak diberi gawai supaya tenang. Padahal penggunaan yang berlebihan bisa membuat anak kecanduan, bahkan berpotensi menimbulkan gangguan seperti iritasi mata,” ujarnya.

Ia menambahkan, anak-anak seharusnya diarahkan pada berbagai aktivitas positif yang dapat mengembangkan minat dan bakat mereka. Dengan begitu, ketergantungan terhadap gawai bisa dikurangi.

“Kalau anak suka animasi, arahkan belajar animasi. Intinya mereka diberi kegiatan yang positif agar tidak hanya fokus pada gawai,” katanya.

Sekda pun mengapresiasi kegiatan Tandem Baper yang digagas Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya nyata untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai sekaligus menumbuhkan minat belajar.

“Di sini anak-anak bisa belajar sesuai minatnya. Dengan begitu keinginan menggunakan gawai bisa lebih terkendali,” ungkapnya.

Selain itu, Ade Suryaman juga mengingatkan pentingnya peran orangtua dalam mendidik anak. Menurutnya, anak merupakan generasi penerus bangsa yang membutuhkan perhatian serius dalam hal pendidikan dan pembinaan karakter.

“Putra-putri kita adalah generasi penerus. Kunci agar mereka menjadi penerus yang handal adalah pendidikan. Maka peran orangtua dalam mendidik anak harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi, Aisyah, menjelaskan bahwa dalam kegiatan Tandem Baper para peserta akan dibagi ke dalam beberapa kelas sesuai minat masing-masing.

“Kami menyiapkan sejumlah kelas seperti Bahasa Inggris, matematika, animasi, dan lainnya. Anak-anak bisa memilih kelas yang mereka sukai,” jelasnya.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh anak-anak tingkat TK/PAUD hingga SD sederajat. Selama dua hari peserta akan mengikuti pembelajaran di dalam kelas, sementara satu hari lainnya diisi dengan kegiatan belajar di luar kelas sambil bermain.

“Selain untuk mengurangi kecanduan gawai, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi anak-anak untuk tetap aktif dan produktif selama masa libur sekolah,” pungkasnya.

(Ris)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini