Bogor, BERANTAS –

Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tengah gencar memperkuat konektivitas antarkawasan dan membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD). Empat ruas jalan strategis menjadi prioritas dalam program ini.

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, pembangunan infrastruktur di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto tidak hanya berfokus pada perbaikan jalan rusak, melainkan juga pembentukan jaringan konektivitas yang lebih merata di seluruh wilayah.

Empat ruas jalan yang menjadi fokus program IJD meliputi:
1. Jalan Tegar Beriman-Cibinong-Bojonggede
2. Jalan Leuwiliang-Pasir Ipis-Garehong
3. Jalan Tanjungsari-Sukawangi
4. Jalan Babakan Madang-Pasir Angin

Ruas Jalan Tegar Beriman-Cibinong-Bojonggede diarahkan untuk memperkuat konektivitas antara pusat pemerintahan Kabupaten Bogor dengan wilayah Bojonggede dan sekitarnya.

Jalan ini juga direncanakan terhubung dengan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang), sehingga menciptakan jaringan yang menghubungkan Cibinong, Bojonggede, dan koridor Bomang.

Untuk mengatasi hambatan lalu lintas di perlintasan rel, akan dibangun pula Flyover Bomang yang diharapkan memperlancar akses menuju pusat pemerintahan di Cibinong.

Sementara itu, rekonstruksi Jalan Leuwiliang-Pasir Ipis-Garehong merupakan bagian dari upaya penguatan konektivitas di Bogor Barat. Peningkatan akses ini diharapkan tidak hanya mendukung penguatan desa, tetapi juga membuka peluang munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Kabupaten Bogor.

Selanjutnya, rekonstruksi Jalan Tanjungsari-Sukawangi bertujuan untuk meningkatkan konektivitas Bogor Timur, khususnya menuju kawasan perbatasan Kabupaten Cianjur. Peningkatan ruas jalan ini diharapkan dapat membuka jalur distribusi masyarakat dan kegiatan ekonomi antardaerah, sehingga wilayah timur Kabupaten Bogor memiliki akses yang lebih baik.