Bogor, BERANTAS –

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan menyusul laporan dan aduan mengenai sebaran abu vulkanik yang diduga berasal dari erupsi Gunung Anak Krakatau dan telah mencapai wilayah Bogor.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, menyatakan bahwa pihaknya merespons laporan warga dengan serius.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada terhadap potensi dampak abu vulkanik ini," ujar Dimas Tiko pada Sabtu (6/9/2026).

Menyikapi fenomena ini, BPBD memberikan sejumlah imbauan dan tanggapan resmi, antara lain:

1. Penggunaan Masker: Warga yang beraktivitas di luar ruangan sangat disarankan untuk mengenakan masker. Langkah ini penting untuk mencegah risiko gangguan saluran pernapasan (ISPA) akibat partikel abu vulkanik yang halus dan pekat. 

2. Menjaga Kebersihan dan Kesehatan: Masyarakat diimbau untuk segera membersihkan kendaraan, teras, maupun perabot rumah tangga yang terpapar debu vulkanik. Selain itu, penting untuk menutup rapat sumber air bersih, terutama yang berupa penampungan air terbuka.

3. Pantauan Informasi Resmi: BPBD meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi terkini mengenai aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan peta sebaran cuaca yang dikeluarkan oleh instansi berwenang seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Geologi (PVMBG).

Apabila warga merasakan gangguan kesehatan yang signifikan akibat paparan abu vulkanik, disarankan untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Follow berantasonline.com
Follow on Google