berantasonline.com (Sukabumi)

 

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat pengelolaan jaringan irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

 

Upaya tersebut menjadi penting mengingat kondisi geografis Kabupaten Sukabumi yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Banjir, longsor, gempa bumi hingga pergerakan tanah menjadi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi keberlangsungan fungsi jaringan irigasi.

 

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Yadi Supriyadi, mengatakan jaringan irigasi memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan dan distribusi air bagi lahan pertanian.

 

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memiliki kewenangan terhadap 156 daerah irigasi (DI) dengan luas layanan lahan potensial dan fungsional mencapai sekitar 19.672 hektare.