Flores, BERANTAS –
Di tengah situasi sulit pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nurdin, pemilik Maci Mart di Reo, memilih membuka tokonya dan memberikan sejumlah kebutuhan dasar secara gratis kepada warga yang terdampak.
Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari pascabencana.
Nurdin tidak hanya menggratiskan kebutuhan dasar seperti susu dan popok untuk bayi, tetapi juga menghentikan penjualan rokok.
Keputusan ini diambil agar uang yang dimiliki warga dapat lebih diprioritaskan untuk kebutuhan yang lebih mendesak di tengah kondisi pascagempa.
Langkah ini mendapat apresiasi luas di media sosial dan berbagai pemberitaan, menunjukkan bahwa bantuan kepada korban bencana tidak selalu harus datang dalam bentuk besar, melainkan bisa hadir dari orang-orang terdekat yang memahami kebutuhan langsung masyarakat.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang melatarbelakangi aksi solidaritas ini terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sekitar pukul 04.58 WIB.
Berpusat di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer, gempa ini sempat memunculkan potensi tsunami.
Meskipun peringatan dini tsunami telah diakhiri, guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah Flores, termasuk Manggarai, dan tercatat adanya gelombang tsunami di beberapa lokasi.




