Bogor, BERANTAS —

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyatakan dukungannya terhadap kelanjutan pembangunan fasilitas pendidikan milik Yayasan Taawunwakaf Indonesia di Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara. Pembangunan sekolah yang berlokasi di Jalan Anggrek Raya, Kampung Ciheuleut RT 01 RW 06 tersebut diketahui sempat terbengkalai sejak 2019.

Dukungan itu disampaikan oleh Kepala Bagian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Sekretariat Daerah Kota Bogor, Alma Wiranta, saat menerima audiensi dari pengurus yayasan pada Rabu (12/8/2026).

Alma menyambut baik langkah yayasan yang kembali berupaya melanjutkan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut. Ia memastikan, dari segi hukum dan legalitas dokumen, Yayasan Taawunwakaf Indonesia telah memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan.

"Secara legalitas yang dimiliki yayasan sudah lengkap dan tidak ada masalah secara hukum. Bahkan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Bogor diinformasikan sudah turun langsung ke lokasi," ujar Alma.

Ia menegaskan, kejelasan legalitas ini menjadi dasar kuat bagi pihak yayasan untuk meneruskan proyek pembangunan. Meski demikian, Pemkot Bogor menyarankan agar yayasan tetap berkoordinasi secara administratif dengan pemerintah wilayah setempat, salah satunya dengan menyampaikan surat pemberitahuan pembersihan lahan kepada pihak Kelurahan Cibuluh.

"Kalau legalitas sudah ada, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, tinggal dilaksanakan. Apabila ada penolakan, tentu dapat ditempuh melalui mekaniseme hukum. Kami sarankan yayasan membuat surat pemberitahuan kembali ke kelurahan agar seluruh proses berjalan tertib dan terkoordinasi," jelasnya.

Sementara itu, Pengawas Yayasan Taawunwakaf Indonesia, Iwan Setiawan, berharap audiensi ini dapat memberikan titik terang atas penundaan pembangunan yang telah berlarut-larut. Ia menambahkan bahwa pihak yayasan telah menindaklanjuti dan memperbaiki seluruh dokumen wakaf sesuai dengan arahan BWI Kota Bogor.

"Kami berharap pertemuan ini menjadi solusi bagi masalah kami yang sudah lama tertahan. Cita-cita kami adalah agar anak-anak bisa segera belajar di atas tanah wakaf ini," kata Iwan.