Jakarta, BERANTAS -

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan kembali komitmen kuat TNI Angkatan Darat untuk memberikan dukungan tanpa syarat kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Dukungan ini secara spesifik ditujukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Aceh.

Pernyataan penting ini disampaikan oleh Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai respons terhadap berbagai dinamika yang tengah berkembang di wilayah Aceh. Sikap TNI AD ini menjadi penegasan di tengah situasi yang memerlukan sinergi antarlembaga penegak hukum.

Momen krusial untuk menyampaikan sikap institusional TNI AD ini terjadi pada hari Senin, 17 Agustus 2026. Jenderal Maruli Simanjuntak hadir langsung dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang megah.

Upacara kenegaraan tersebut dilangsungkan di Istana Merdeka, Jakarta, sebagai bagian dari perayaan hari kemerdekaan bangsa Indonesia yang sakral. Kehadiran KSAD di lingkungan Istana Negara memberikan platform strategis untuk menyampaikan pesan institusional.

"TNI AD akan terus memberikan dukungan penuh kepada Polri dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Aceh," ujar Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Pernyataan KSAD ini menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI dan Polri dalam menghadapi tantangan keamanan di daerah tersebut. Sinergi ini diharapkan dapat memelihara stabilitas dan kondusivitas masyarakat Aceh.

Kehadiran Jenderal Maruli Simanjuntak di Istana Merdeka, di tengah perayaan hari kemerdekaan, menunjukkan bahwa isu keamanan di Aceh menjadi perhatian serius yang disikapi oleh pimpinan tertinggi TNI AD. Momen tersebut dimanfaatkan untuk menggarisbawahi komitmen tersebut.

Dukungan penuh yang diberikan TNI AD kepada Polri ini diharapkan dapat memperkuat upaya penegakan hukum yang adil dan profesional di Aceh. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.