Seoul, BERANTAS –

Tim nasional boccia Indonesia tampil memukau dalam debutnya di World Boccia Championships 2026 yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan. Meraih hasil luar biasa, kontingen Merah Putih sukses mengunci gelar juara umum pada kejuaraan yang berakhir 4 September 2026.

Prestasi gemilang ini menjadi penegas tren positif yang ditunjukkan cabang olahraga boccia Indonesia sepanjang tahun 2026. Sebelum merajai panggung dunia di Seoul, tim boccia Indonesia juga telah menunjukkan dominasinya pada ajang World Boccia Cup di Astana dan Povoa.

Di kejuaraan dunia di Seoul, Muhamad Afrizal Syafa menjadi salah satu penyumbang medali emas bagi Indonesia. Ia berhasil menjuarai nomor individual BC1 putra setelah mengalahkan atlet Meksiko, Eduardo Sánchez Reyes, dengan skor telak 5-3 di partai final.

Gelar juara juga diraih Indonesia pada nomor BC1/BC2 Team. Tim yang diperkuat oleh Muhamad Afrizal Syafa, Felix Ardi Yudha, dan Gischa Zayana tampil sebagai yang terbaik usai mengalahkan Portugal dalam pertandingan perebutan medali emas.

Sementara itu, Handayani turut menambah pundi-pundi medali bagi kontingen Indonesia dengan meraih emas di nomor individual BC1 putri. Capaian ini semakin menegaskan konsistensi dan kekuatan Indonesia dalam kelas BC1.

Sebelum berlaga di kejuaraan dunia, Indonesia memang telah menjadi kekuatan yang diperhitungkan dalam arena boccia internasional. Pada World Boccia Cup 2026 di Povoa, Portugal, tim Indonesia berhasil menjadi negara dengan raihan emas terbanyak, yaitu empat emas dari total enam medali yang diperebutkan. Empat emas tersebut diraih oleh Muhamad Syafa (BC1 putra), Gischa Zayana (BC2 putri), Felix Ardi Yudha (BC2 putra), serta nomor BC1/BC2 Team.

Boccia adalah cabang olahraga presisi yang merupakan bagian dari olahraga Paralimpiade. Pertandingan ini menuntut atlet untuk menempatkan bola sedekat mungkin dengan bola target atau jack.

Keberhasilan tim boccia Indonesia di Seoul menjadi sinyal kuat bahwa program pembinaan nasional telah menghasilkan atlet-atlet yang mampu bersaing di kancah tertinggi. Perjalanan Indonesia menuju level dunia terbilang impresif, mengingat program boccia nasional baru mulai digarap secara serius pasca Asian Para Games 2018 di Jakarta. Sejak saat itu, pembinaan, pemusatan latihan, dan investasi fasilitas terus dikembangkan secara berkelanjutan.