BERANTASONLINE.COM - Partai Gerindra angkat bicara mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kemampuan dalam mengemban jabatan menteri. Pesan ini disampaikan sebagai pengingat kepada seluruh jajaran kabinet.

Pernyataan tersebut, menurut Partai Gerindra, merupakan sebuah penegasan standar kinerja yang harus dipenuhi oleh setiap menteri yang bertugas dalam pemerintahan.

Juru bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, menjelaskan bahwa instruksi Presiden Prabowo Subianto agar menteri yang merasa tidak sanggup bekerja untuk segera mengundurkan diri memiliki makna yang mendalam.

"Pesan Presiden Prabowo harus dipahami sebagai penegasan bahwa jabatan menteri adalah amanah dan tanggung jawab bukan sekadar posisi," ujar Bahtra Banong.

Pesan ini sekaligus menjadi penegasan kembali mengenai loyalitas yang diharapkan dari para pembantu presiden dalam menjalankan roda pemerintahan.

Hal ini menunjukkan bahwa setiap posisi dalam pemerintahan harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan kemampuan yang optimal.

Lebih lanjut, Bahtra Banong menekankan bahwa amanah yang diemban oleh seorang menteri tidak hanya bersifat formalitas, tetapi menuntut kinerja nyata.

"Dan ini bukan sekadar posisi, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan," tegas Bahtra Banong.

Pesan ini disampaikan oleh Bahtra Banong kepada wartawan pada hari Kamis, 27 Agustus 2026, mengklarifikasi makna di balik instruksi Presiden.