BERANTASONLINE.COM - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, memberikan tanggapan resmi pada Senin (31/8/2026) di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, terkait maraknya ucapan selamat ulang tahun untuk sang istri, Aisyah Thisia Halijam, yang datang dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi.
Sorotan publik muncul karena ucapan tersebut dianggap tidak etis dan kurang peka terhadap kondisi darurat kabut asap yang melanda wilayah tersebut. Banyak pihak menilai unggahan seremonial dari akun resmi pemerintah ini kurang pantas di tengah situasi krisis.
Kondisi darurat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan pada periode tersebut tercatat cukup mengkhawatirkan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya 1.487 titik panas terdeteksi di wilayah Kalimantan.
Selain itu, dampak kesehatan akibat kabut asap juga sangat terasa. Di Provinsi Kalimantan Tengah sendiri, tercatat sebanyak 66.000 kasus penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Menanggapi polemik yang berkembang, Gubernur Agustiar Sabran menganggap ucapan selamat tersebut sebagai hal yang wajar dan tidak perlu dibesar-besarkan.
Ia menekankan bahwa tidak ada perayaan yang menyertai ucapan tersebut. "Ya itu wajar, jangan juga membesar-besarkan, kecuali dia berpesta pora, itu kan tidak, cuman ucapan gitu, saya rasa tidak (masalah)," ujar Agustiar Sabran, Gubernur Kalteng.
Pihak keluarga, menurut Gubernur, justru mengambil sisi positif dari perhatian dan penilaian yang diberikan oleh masyarakat. Mereka melihat adanya hikmah di balik situasi tersebut. "Kami ambil hikmahnya saja, kami ambil hikmahnya saja," tutur Agustiar Sabran.
Gubernur juga mempertanyakan dasar larangan pemberian ucapan selamat ulang tahun tersebut. Ia menegaskan bahwa hal tersebut adalah ungkapan biasa yang tidak melanggar aturan.
"Contohnya ini orang mengucapkan ulang tahun, apakah dilarang? Tapi, anggap saja itu salah, sudahlah, kita tutup buku itu, kami ambil hikmahnya, semua itu ada hikmahnya," tandas Agustiar Sabran.






