Serang, BERANTAS –
Kepala Sekolah KB Asa'Billah, Asep Rizal, menyatakan keberatan atas pemberitaan yang menuding pembangunan gedung sekolahnya dilakukan secara "asal-asalan" atau "asal jadi".
Ia merasa pemberitaan tersebut tidak berimbang karena dirinya selaku pimpinan institusi pendidikan tidak pernah dimintai konfirmasi sebelum berita diterbitkan. Hal serupa juga dialami oleh para pekerja yang sedang bertugas di lokasi.
"Saya keberatan dengan pemberitaan yang menyebut pembangunan ini asal-asalan atau asal jadi. Tidak ada konfirmasi kepada saya maupun kepada tukang yang mengerjakan pembangunan," ujar Asep Rizal saat ditemui di kediamannya, Kamis (27/8/2026).
Asep menjelaskan bahwa pembangunan KB Asa Billah masih dalam tahap pengerjaan. Oleh karena itu, ia meminta agar kondisi bangunan tidak dinilai berdasarkan dokumentasi yang diambil saat pekerjaan belum selesai.
Keberatan yang sama juga disampaikan oleh Rodiah, istri Asep Rizal. Ia menilai penggunaan istilah "asal jadi" merupakan kesimpulan yang sangat serius dan seharusnya didukung oleh pemeriksaan teknis serta fakta yang lengkap.
"Bangunan ini masih dalam tahap dikerjakan. Terkecuali sudah selesai, kemudian roboh, baru bisa disebut asal jadi," tegas Rodiah.
Menurutnya, proses pembangunan harus dilihat secara menyeluruh, mulai dari tahapan pengerjaan, material yang digunakan, hingga hasil akhirnya.
Jika ada dugaan ketidaksesuaian teknis, pihak yang memiliki kompetensi seharusnya melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum mempublikasikan kesimpulan.






