Melbourne, BERANTAS –
Menteri Luar Negeri RI Sugiono mendorong agar pencak silat dapat tampil sebagai cabang olahraga eksibisi pada Olimpiade Brisbane 2032 di Australia.
Dorongan ini disampaikan dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Melbourne, sebagai bagian dari upaya Indonesia memperkenalkan warisan budayanya ke kancah internasional.
Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong, Sugiono secara langsung menyampaikan harapan tersebut.
"Kami mohon agar pada saat Olimpiade Brisbane 2032 cabang olahraga pencak silat dipertandingkan sebagai cabang olahraga eksibisi," ujar Sugiono, Kamis (27/8).
Sugiono menilai peluang pengembangan pencak silat di Australia cukup terbuka. Ia mencatat bahwa perkumpulan pencak silat telah berkembang di sejumlah wilayah Australia dan membutuhkan dukungan untuk memperkuat keberlanjutan olahraga bela diri yang merupakan warisan budaya Indonesia ini.
Upaya membawa pencak silat ke Olimpiade bukanlah hal baru. Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) sebelumnya telah menetapkan target untuk menampilkan pencak silat sebagai olahraga eksibisi pada Olimpiade Los Angeles 2028, sebelum kemudian menjadi cabang yang dipertandingkan di Brisbane 2032. Sugiono, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PB IPSI, menyampaikan target ini pada tahun 2025.
Diplomasi Olahraga di Melbourne
Selain isu pencak silat, Sugiono juga memanfaatkan momentum olahraga untuk memperkuat hubungan masyarakat Indonesia dan Australia. Pada Rabu (26/8), ia menghadiri kegiatan Foreign Ministers’ Sports Diplomacy Engagement di Melbourne Cricket Ground.






