Jakarta, BERANTAS –

Pemerintah tengah melakukan verifikasi dan validasi terhadap sekitar 24 ribu bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) yang telah rampung dibangun di berbagai daerah.

Proses ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian bangunan beserta fasilitas pendukungnya dengan standar dan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah sebelum diserahterimakan kepada pemerintah desa.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan bahwa tahapan verifikasi dan validasi terhadap 24 ribu lebih bangunan Kopdes ini penting untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar spesifikasi yang ada.

"Nah, ini perlu dilakukan verifikasi, sesuai enggak dengan standar spek yang ada," ujar Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (14/9).

Pemeriksaan tidak hanya terbatas pada kondisi fisik bangunan. Tim verifikasi juga akan mengecek kelengkapan lokasi bangunan hingga kendaraan yang menjadi bagian dari fasilitas Kopdes.

"Bangunannya, letaknya, kemudian kendaraannya, sesuai dengan spek dan harapan enggak," jelasnya.

Proses verifikasi dan validasi ini melibatkan sejumlah lembaga, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), serta jajaran Inspektorat.

Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa hasil pemeriksaan akan menjadi dasar utama sebelum berita acara serah terima kepada desa diterbitkan.