Karo, BERANTASÂ -
Sebuah kasus mengejutkan datang dari Karo, Sumatera Utara, dimana seorang siswi dilaporkan mengalami gangguan ingatan parah setelah menjalani perawatan terkait keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).Â
Febiona Purba, siswi berusia 16 tahun, diduga mengalami kehilangan ingatan hingga 70 % sebagai dampak dari insiden keracunan tersebut.
Menanggapi situasi tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, memberikan perhatian khusus. Ia menekankan pentingnya memastikan kondisi kesehatan siswi tersebut, baik secara fisik maupun mental.
"Terkait kasus di Karo tentang adanya siswi yang hilang ingatan 70% pasca perawatan setelah kasus keracunan, saya minta pihak rumah sakit dan dokter memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan baik fisik maupun mental," ujar Yahya Zaini kepada Wartawan, Kamis (10/9).Â
Pihak Komisi IX DPR RI juga mengindikasikan adanya tanggung jawab terkait biaya perawatan siswi tersebut.Â
Penanganan biaya diharapkan dapat meringankan beban keluarga Febiona dan memastikan mendapatkan perawatan terbaik tanpa terkendala finansial.
Komisi IX DPR RI menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus ini untuk memastikan hak-hak korban terpenuhi dan kejadian serupa tidak terulang kembali.







